Hai, Alin

Hai Alin,

Aku ingat, katamu dulu.
Kamu akan perhatian terus sama aku.
Namun nyatanya tidak.

Lidahmu pandai memuji.
Hingga nyaman pun menjadi.
Hah, dasar aku.

Lin, aku sangat menyayangimu.
Sebaliknya,
aku pun sangat kesal denganmu.

Alin...

Terima kasih ya, kamu datang ke dalam hidupku.
Terima kasih kamu telah hadir ke nadi-nadiku,
Berkelana sampai perasaan.

Ku beritahu padamu, Alin
“Kalau kamu belum siap, jangan buka hati orang ya”

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cuek Bebek

Sambut Oktober!

Amateur Urban Farming