Hi, Pumpkin

Dear Pumpkin,

Gue udah lama banget gak pernah ngobrol panjang sama lo Pump. Lo terakhir contact gue pertengahan 2018. Dan sampai detik ini lo mengabaikan gue. Gak tau kenapa lo begitu. Lo jadi berhenti cerita apapun ke gue. Ada apa dengan lo Pump? Gue kangen ngobrol dari serius sampe random, Pump. Banyak hal yang ingin sekali gue ceritakan ke lo. Ini ibaratnya seperti sinetron yang berepisode-episode kali ya.

Sampai detik dimana gue merasa “udah ndri, kalo lo kangen sama orang, lo perlu contact duluan. Gak perlu nunggu kan?” Gue bener-bener kehilangan jejak cerita dari lo, kaya ada yang kurang aja. Lo berdiam seperti itu pasti ada sesuatu yang lo pendam. Gak paham juga, lo mungkin sedang ada pikiran ya, maybe.

Akhirnya gue memulai percakapan ke lo Pump yang sudah cukup lama tak bersapa.

----------
“Pumpkin, Apa kabar lo? Wah parah gak inget gue. Minal aidin wal faidin ya. Kita belum lebaran. Kangen gue Pump, pengen cerita banyak sama lo. Lo jangan berubah dong. Masa ilang-ilangan terus. Lo kan temen curcolan gue. Masa lo melupakan gitu aja sih Pump Hahahah.”

Pumpkin said:

“Halo Apoyyyyy, iya Apoy minal aidin yaa, wkkwwk gua juga kangen Poy sama lu, nggak akan lah gua lupa sama lu, gua bukan ilang Poy cuman lagi menyendiri aja. Kita mau ketemu ga jadi-jadi ya haha. Yaudahlah emang belom waktunya aja kali ya Poy. Lu apa kabar nih? gua sih sering liat status wa lu, jadi gua pikir lu baik-baik aja kan. Malah ada hobi baru nanem tumbuhan kan lu? Gua seneng Poy lu juga masih inget gua dan baik baik aja.”
-----------

Setelah beberapa menit kemudian lo membalas pesan gue, asli seneng banget sih. Hahaha. Ternyata nama gue masih lengket dipikiran lo, Pump. Ternyata lo masih inget sama gue. Kita tuh udah setahun loh gak pernah ngobrol. Fix banget sih, kalo cerita lagi dari malem bisa smpe subuh ini.

Dan yang paling berkesan dari percakapan tadi, kita bener-bener gak basa basi bertanya soal kabar. Jujur gue ada rasa khawatir sama lo, gue takut lo kenapa-kenapa. Gimana gue gak khawatir, lo menghilang dalam waktu 1 tahun. Gue hubungin lo juga no respon. Tapi yaudah, gue pikir lo emang bener-bener gak mau diganggu. Sekarang gue paham kenapa lo dulu ilang-ilangan Pump.

Oh iya satu lagi thank you banget lo sudah menanyakan kabar diri gue, dan ternyata lo memperhatikan gue ada hobi baru hahahaah (gara-gara status wa). Terima kasih banyak atas waktu yang sudah lo luangkan untuk membaca dan melihat.

Besoknya...
-----------
“Thank you ya Poy, gua jadi merasa bersyukur punya temen kayak lu wkwkwk”
“Anytime Pump Hahhaha, okey cuslah kita. Let’s go to the public space.... Started ngobrol”
-----------


Salam hangat,
Apoy



Noted: Anyway Apoy itu nama gue, ceritanya panggilan bekenlah kira-kira. Begitu juga Pumpkin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cuek Bebek

Sambut Oktober!

Amateur Urban Farming